Dia menjelaskan, korban yang tewas dalam musibah kebakaran berjumlah 7 orang.
Sementara 1 korban selamat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Baca Juga:
Dinsos Kaltim Prioritaskan Bantuan Ekonomi Bagi Wanita Rawan Sosial Ekonomi
"Rata-rata korban meninggal karena sesak napas, bukan karena terbakar. Jadi kondisi kebakaran hanya di bagian depan, sehingga mereka tidak bisa keluar karena tidak ada pintu cadangan," ujarnya.
Saat kebakaran terjadi diketahui bangunan ruko 3 pintu yang berada di Jalan AW Syahranie, Samarinda dihuni 3 kepala keluarga.
Namun 2 ruko dalam keadaan tak berpenghuni.
Baca Juga:
DKP Kaltim Bongkar 40 Patok Laut Ilegal di Bontang Kuala, Bontang
"Dari tiga ruko yang terisi hanya satu, pak Amiruddin (Daeng Anto). Sedangkan dua lainnya kosong," ungkap Ary Fadli.
Sebelumnya, sebuah mobil meledak usai menabrak rumah warga di Kota Samarinda, hingga menyebabkan satu bangunan terbakar.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.50 Wita pada Minggu (17/4).