KALTIM.WAHANANEWS.CO, Samarinda - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Disperindagkop) Kalimantan Timur (Kaltim) aktif menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang dan selama bulan Ramadhan 1446 H dengan menggelar program pangan murah hingga ke tingkat kabupaten/kota.
"Kami hanya perlu memastikan distribusi dan ketersediaan di seluruh Kaltim tetap aman dan cukup. Bahkan, berdasarkan perhitungan, stok masih mencukupi hingga setelah Lebaran," kata Kepala Disperindagkop Kaltim Heni Purwaningsih di Samarinda, Selasa (25/2/2025).
Baca Juga:
Kanwil Kemenag Kaltim Umumkan Kuota Haji 2025 Sebanyak 2.586 Orang
Langkah antisipasi melalui gerakan pangan murah itu merupakan agenda rutin yang tidak hanya dilakukan oleh Disperindagkop tingkat provinsi, tetapi juga melalui gerakan pangan murah dari pemerintah kabupaten/kota.
"Gerakan pangan murah dari pemerintah kabupaten/kota telah menjadwalkan pelaksanaannya. Kami di provinsi tinggal berkoordinasi untuk memastikan kegiatan ini berjalan dengan baik," jelas Heni.
Selain pasar murah, Disperindagkop Kaltim juga terus memantau harga komoditas di pasaran. Beberapa komoditas seperti bawang merah dan cabai mengalami kenaikan harga akibat faktor cuaca. Curah hujan yang tinggi berdampak pada produksi hortikultura.
Baca Juga:
Hetifah Sjaifudian Yakin Gubernur-Wakil Gubernur Kaltim Baru Bawa Kemajuan Pendidikan
"Namun, secara nasional, kondisi ini memang sewajarnya terjadi," ujar Heni.
Meskipun ada kenaikan harga akibat faktor alam, Disperindagkop Kaltim memastikan rantai pasok dan jalur distribusi tetap aman tanpa kendala. Dengan begitu, ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.
Heni mengimbau ke masyarakat untuk tidak panik dan tetap berbelanja dengan bijak. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok tetap stabil.