WahanaNews-Kaltim | Finlandia dan Swedia dapat bergabung dengan aliansi NATO dalam hitungan hari.
Langkah itu nantinya akan mengakhiri status non-blok militer yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina.
Baca Juga:
Swedia Akhiri Era Digital dalam Pendidikan, Buku Cetak Kembali Jadi Andalan
Dilansir The Guardian, berikut adalah pandangan singkat tentang latar belakang dan implikasi dari keputusan kedua negara itu bergabung dangan NATO.
Apa itu NATO?
Baca Juga:
Utamakan Kepentingan Rakyat, Parlemen Swedia Tak Difasilitasi Mobil Dinas dan Tunjangan Mewah
North Atlantic Treaty Organisation atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara adalah aliansi militer defensif yang dibentuk pada tahun 1949 oleh 12 negara, termasuk AS, Inggris, dan Prancis, untuk melawan ancaman ekspansi Uni Soviet pascaperang di Eropa.
Jaminan keamanan bersama didasarkan pada pasal 5 perjanjian itu, yang menyatakan bahwa serangan terhadap satu anggota adalah serangan terhadap semua anggota.
Perjanjian juga mewajibkan negara anggota untuk saling membela jika terjadi agresi bersenjata.