Ronny mengajak semua fasilitas kesehatan di Kaltim untuk berpartisipasi dalam program akreditasi.
"Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menunjukkan dedikasi kita terhadap kesehatan masyarakat dan untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik," tuturnya.
Baca Juga:
APBN Alokasikan Rp3,4 Triliun untuk Program Cek Kesehatan Gratis Masyarakat
Ia menyebutkan ada enam lembaga asesor akreditasi, termasuk Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Kedokteran Indonesia (LAM-PTKes), berperan aktif dalam proses ini.
Mereka bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk mengkategorikan rumah sakit berdasarkan hasil penilaian mereka, yang meliputi empat kategori: Paripurna, Utama, Madya, dan Dasar.
"Setiap rumah sakit berupaya mencapai kategori Paripurna, yang merupakan simbol tertinggi dari pelayanan kesehatan bermutu," tambah Ronny.
Baca Juga:
BPJS Kesehatan Pekanbaru Terapkan Piket Layanan Kesehatan Pemudik Idul Fitri 2025
Pihaknya optimis agar semua rumah sakit di Kalimantan Timur dapat terakreditasi dan meningkatkan mutu layanan kesehatannya.
"Ini bukan hanya tentang akreditasi, tetapi tentang bagaimana kita dapat terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kaltim," tutupnya.
[Redaktur: Amanda Zubehor]