Saat ditelusuri, data yang disediakan mulai dari nama, nomor KTP, kewarganegaraan, nomor telepon, nomor handphone, agama, pekerjaan, pendidikan, alamat, email, tempat tanggal lahir, jenis kelamin sampai kota tempat tinggal.
Data-data tersebut merupakan data diri yang sangat rentan untuk dieksploitasi secara daring.
Baca Juga:
10 Produk Ekspor RI ke AS yang Paling Terdampak Tarif Trump
Seperti penipuan online yang kerap terjadi belakangan.
Sebelumnya, sebanyak 279 juta data penduduk Indonesia juga diduga bocor dan dijual di situs RaidForums.
Sebagian data yang bocor merupakan milik BPJS Kesehatan.
Baca Juga:
Asaki: TKDN dan Program 3 Juta Rumah Lindungi Pasar Keramik Domestik dari Tarif Trump
Selain data BPJS Kesehatan, sejumlah data penduduk Indonesia juga penah bocor dan dijual RaidForums.
Pada Mei 2020, sebanyak 91 juta data pengguna Tokopedia bocor dan dijual di situs itu oleh okun bernama Whysodank.
Data itu telah diretas pada Maret 2020.