KALTIM.WAHANANEWS.CO, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berkomitmen membangun kualitas penduduk dan keluarga melalui penguatan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) guna mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.
"Kami terus memperkuat berbagai program strategis dalam pembangunan kependudukan dan keluarga," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kaltim Anik Nurul Aini di Samarinda, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga:
6 Tersangka Ditangkap, Polisi Masih Buru 3 Otak Perakitan Bom Molotov Samarinda
Pembangunan kependudukan dan penguatan keluarga ini, kata dia, sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan pengendalian kuantitas penduduk.
Saat ini, lanjut ida, pembangunan manusia di Kaltim menunjukkan perkembangan positif yang ditunjukkan oleh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 79,39, di atas nasional yang tercatat 75,90.
Tingginya IPM ini ditunjang oleh harapan lama sekolah mencapai 14,04 tahun, rata-rata lama sekolah 10,10 tahun, usia harapan hidup 75,28 tahun, serta prevalensi stunting turun menjadi 15,94 persen dari sebelumnya yang tercatat 22,2 persen.
Baca Juga:
Ketua TP PKK Kota Binjai Hadiri Puncak HKG ke-53 dan Rakernas X PKK di Samarinda
Selanjutnya adalah tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 5,18 persen, kemudian indeks pemberdayaan gender sebesar 61,41. Sedangkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Kaltim tertinggi se-Indonesia yang mencapai 95,59.
Ia melanjutkan Program Bangga Kencana terus dilakukan penguatan sebagai upaya membangun keluarga berkualitas dengan pendekatan siklus hidup mulai dari remaja, calon pengantin, hingga keluarga dengan balita dan lansia.
"Untuk percepatan penurunan stunting pun terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dengan intervensi yang terintegrasi dan berkelanjutan di seluruh kabupaten/kota," kata Anik.