Tujuan utamanya adalah untuk mendukung ketahanan energi dan listrik nasional, khususnya wilayah Jawa dan Bali. Dengan begitu, masyarakat bisa merasa tenang, tentram, dan nyaman.
Pada 2021, total produksi MHU tercatat 13,8 juta ton per tahun atau meningkat 25 persen dibandingkan 2020.
Saat ini, MHU merupakan salah satu produsen batu bara dengan kenaikkan produksi yang signifikan dalam tiga tahun terakhir dengan tujuan penjualan batu bara mencapai ke 14 negara.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Ia juga menjelaskan bahwa salah satu cara untuk mengamankan pasokan batu bara ke depannya adalah dengan memberikan kontrak jangka panjang kepada perusahaan yang telah terbukti memenuhi komitmennya.
“Kontrak ini merupakan langkah strategis bagi PTIP dalam menjaga keandalan dan ketersediaan listrik dan energi nasional” ujar Ahsin Sidqi.[ss]