Selain kratom, diversifikasi produk juga diarahkan pada tanaman lokal lainnya seperti tahongai (Kleinhovia hospita), Nuciferine, Arecoline, hingga bawang Dayak. Pemerintah Provinsi diharapkan segera melakukan pemetaan potensi serupa guna memperkuat posisi Kalimantan Timur dalam pasar botani global.
[Redaktur: Amanda Zubehor]