WahanaNews-Kaltim | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan tujuh daerah (kabupaten/kota) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami hujan lebat hingga hujan petir pada Senin-Selasa (1-2/8).
"Hujan lebat dan hujan petir ini dapat berakibat pada sejumlah hal, sehingga semua pihak kami harap waspada terhadap dampaknya," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Heni Herlina di Balikpapan, Minggu.
Baca Juga:
Wanokaka Nusa Tenggara Timur Diguncang Gempa 6.0 Magnitudo
Dampak dari hujan lebat hingga hujan petir yang dapat disertai angin kencang antara lain banjir, sungai meluap, jalan licin, pohon tumbang dan tanah longsor, sehingga kehati-hatian harus diutamakan semua pihak.
Peringatan terhadap prakiraan peristiwa ini pun telah disampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kabupaten/kota, agar bisa dilakukan antisipasi untuk meminimalisir dampaknya terhadap masyarakat.
Adapun tujuh daerah tersebut adalah Kota Samarinda, Balikpapan, Kabupaten Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser.
Baca Juga:
BMKG: Hari Raya Idulfitri, Waspada Hujan Lebat di Dua Hari Lebaran
Rinciannya adalah di Kota Samarinda diprakirakan terjadi hujan lebat di empat kecamatan pada Selasa (2/8) pukul 05.00 Wita, yakni Kecamatan Loa Janan Ilir, Palaran, Sungai Kunjang, dan Kecamatan Samarinda Seberang.
Kabupaten Kutai Kartanegara pada Senin (1/8) pukul 20.00 Wita, hujan petir diprakirakan terjadi di Kecamatan Tabang, pada Selasa pukul 05.00 wita, hujan lebat hingga hujan petir berpotensi terjadi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Muara Muntai, Muara Wis dan Sanga-Sanga.
Di Penajam Paser Utara hujan petir berpotensi terjadi di Kecamatan Sepaku, pukul 05.00 Wita. Di Kabupaten Mahakam Ulu, hujan petir diprakirakan terjadi di Kecamatan Long Bagun pada Senin pukul 17.00 Wita.