"10 Tahun berikutnya membangun IKN sebagai area inti yang tangguh," katanya.
Kemudian mengembangkan sektor-sektor ekonomi prioritas. Menerapkan sistem insentif untuk sektor-sektor ekonomi prioritas. Serta mencapai tujuan sustainable Development Goals (SDGs).
Baca Juga:
IKN Diserbu Wisatawan Saat Lebaran, Benarkah Lebih Cocok Jadi Destinasi Wisata?
3. Tahapan Perwujudan IKN 2035-2045
Slamet menuturkan 10 tahun selanjutnya di IKN akan diproyeksikan membangun seluruh infrastruktur dan ekosistem tiga kota. Hal itu untuk melakukan percepatan pembangunan di Kalimantan Timur.
"10 Tahun berikutnya lagi membangun infrastruktur dan ekosistem 3 kota. Jadi bukan hanya Samarinda dan Balikpapan, untuk mempercepat pembangunan provinsi Kaltimnya," bebernya.
Baca Juga:
Serobot Lahan di Dekat IKN, 4 Warga Sepaku Diseret ke Pengadilan
Dia merinci nantinya proyeksi yang akan dikerjakan yaitu memperluas pengembangan kota dan menyelesaikan konektivitas antar dan dalam kota. Lalu destinasi FDI nomor satu bagi sektor ekonomi prioritas di Indonesia.
Tak hanya itu saja, nantinya pada tahun 2035-2045 diproyeksikan terdapat 5 besar destinasi utama di Asia Tenggara bagi talenta global. Lanjut, nantinya pada tahun itu juga akan didorong jaringan utilitas yang berkelanjutan dengan mengimplementasikan enablers ekonomi sirkuler dan mengembangkan pusat inovasi dan pengembangan talenta.