KALTIM.WAHANANEWS.CO, Kutai Barat - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memprioritaskan pembangunan jalan poros dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe B di wilayah pedalaman Kutai Barat guna mewujudkan pemerataan infrastruktur sekaligus memperkuat posisi Kaltim sebagai mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN).
Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, di Kutai Barat Senin (6/7/2026), menyatakan bahwa kebijakan ini secara khusus menyasar tiga desa tertinggal terakhir di Kaltim, yaitu Desa Gerunggung, Muara Soke (Tanjung Soke), dan Deraya di Kecamatan Bongan. Selama ini, aktivitas warga di tiga desa tersebut lumpuh total akibat buruknya aksesibilitas.
Baca Juga:
Pemko Sibolga Klaim Tidak Ada Biaya Pemulasaran Jenazah Korban Bencana di RSUD FL. Tobing, Ungkap Pungli Oknum Pegawai
"Kami berkomitmen penuh untuk mengentaskan isolasi wilayah di pedalaman Kaltim. Seluruh warga pedalaman memiliki hak yang sama untuk menikmati infrastruktur yang layak seperti daerah lainnya," tegas Rudy Mas'ud saat meninjau langsung kondisi lapangan melalui jalur darat.
Rudy menekankan bahwa kunci utama pengentasan status desa tertinggal adalah keterbukaan akses jalan. Jika infrastruktur jalan mulus, Indeks Desa Membangun (IDM) otomatis akan naik, perekonomian warga berputar, dan status desa akan meningkat menjadi desa berkembang atau maju.
Berdasarkan data lapangan, terdapat sekitar 25 kilometer jalan poros antar desa yang kondisinya masih berupa tanah dan batu. Rinciannya meliputi, jalur Gerunggung menuju Tanjung Soke sepanjang ± 5 kilometer, jalur Tanjung Soke menuju Deraya sepanjang ± 10 kilometer dan jalur Deraya menuju Lemper/Gerunggung sepanjang ± 10 kilometer.
Baca Juga:
Perwakilan IDI Kota Subulussalam Salurkan Bantuan Masa Panik dalam Misi Kemanusiaan di Aceh Tamiang
Saat musim hujan, jalur ini berubah menjadi kubangan lumpur parah. Hambatan mobilitas tersebut berdampak langsung pada meroketnya harga barang kebutuhan pokok di wilayah hilir pedalaman.
Merespons kendala ini, Gubernur langsung menginstruksikan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim untuk segera mengintegrasikan anggaran agar perbaikan jalan poros ini bisa dikebut.
Selain infrastruktur jalan, Pemprov Kaltim bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar warga melalui tiga sektor utama yakni fasilitas kesehatan dengan menginisiasi pembangunan RSUD Tipe B di Kecamatan Bongan untuk menjangkau layanan medis bagi seluruh warga pedalaman secara memadai.